Dibongkar KPK! Ada 73 Kursi 'Pesanan' di Unsoed, Harganya Tembus Setengah Miliar

AKURAT BANTEN – Praktik kotor di lingkungan akademis kembali terbongkar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka tabir gelap di balik penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) tahun 2026.
Alih-alih mengedepankan kompetensi, kursi kuliah di kampus tersebut diduga kuat diperjualbelikan dengan tarif fantastis.
Tak tanggung-tanggung, penyidik KPK menemukan bahwa harga untuk satu kursi "pesanan" bisa mencapai angka setengah miliar rupiah.
Baca Juga: Bukan Kurang Uang, Mengapa Raksasa Sekelas Manchester City Bisa Hancur-hancuran Cari Gelandang Baru?
'Mahar' Kursi: Dari Rp 50 Juta hingga Rp 500 Juta
Praktik jual beli kursi ini bukan sekadar desas-desus. Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (21/8/2026), memaparkan bahwa terdapat sistem tawar-menawar yang terstruktur di dalam proses seleksi tersebut.
KPK mengonfirmasi adanya 73 kursi yang memang disengaja untuk "dijual" kepada calon mahasiswa yang mampu membayar.
Nominal yang diminta pun sangat bervariasi, tergantung pada kesepakatan antara oknum kampus dengan pihak perantara.
Ini ada tawar-menawar jumlah kuotanya dan juga tawar-menawar terkait per orangnya, per kepalanya itu berapa berkisar antara ada Rp 500 (juta) yang paling tinggi itu 500, sampai yang paling rendah itu ada Rp 50 juta untuk per kepala gitu, ungkap Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein.
Peran Guru sebagai 'Makelar'
Investigasi KPK menemukan fakta bahwa transaksi ini tidak terjadi secara spontan.
Ada mekanisme sistematis yang melibatkan pihak eksternal, yakni guru sekolah menengah atas (SMA).
Guru-guru tersebut diduga berperan sebagai koordinator yang mengumpulkan siswa dan menjadi penghubung langsung dengan oknum di internal kampus.
Salah satu nama yang disebut memiliki peran sentral dalam negosiasi ini adalah Eko Sumanto, Kepala Bagian Akademik Unsoed sekaligus anggota panitia penerimaan mahasiswa baru.
Eko diduga menjadi tangan kanan yang memuluskan jalan bagi para calon mahasiswa "titipan" tersebut, dengan melakukan komunikasi intensif baik kepada orang tua maupun guru yang bertindak sebagai perantara.
Ancaman bagi Integritas Pendidikan
Pengungkapan skandal ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan Indonesia. Jalur mandiri yang seharusnya menjadi pintu masuk bagi calon mahasiswa berkualitas, kini justru dicurigai menjadi "ladang bisnis" bagi oknum yang menyalahgunakan wewenang.
Masyarakat kini menyoroti sejauh mana KPK akan menyisir keterlibatan pihak lain, termasuk pucuk pimpinan universitas, dalam pusaran suap ini.
Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik dinding kampus, masih ada praktik yang mencederai prinsip keadilan dan transparansi.
Apakah ini hanya fenomena gunung es? Publik kini menunggu keberanian KPK untuk membersihkan institusi pendidikan dari praktik transaksional yang merusak masa depan generasi bangsa.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur






